Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini dihadiri oleh ratusan peserta, meliputi seluruh murid, guru, serta tenaga kependidikan. Tak hanya internal madrasah, acara ini juga dihadiri oleh jajaran kyai, ulama, dan tokoh masyarakat Banyurip sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan lingkungan religius di Kota Pekalongan.
Acara dibuka dengan penampilan memukau dari Grup Hadroh Al Ishlah. Lantunan selawat yang dibawakan berhasil membawa suasana menjadi syahdu dan penuh keberkahan, membangkitkan semangat mahabbah kepada Rasulullah SAW di kalangan para murid.
Puncak acara diisi dengan mauidhah hasanah (ceramah agama) oleh tokoh ulama muda kharismatik asal Pekalongan, K. Deni Abror Panggabean. Dalam tausiyahnya, beliau memaparkan makna mendalam di balik peristiwa Isra’ Mi’raj, terutama mengenai perintah salat lima waktu sebagai fondasi karakter bagi generasi muda Islam di era modern.
Kepala MTs S HIFAL Banyurip menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai sarana edukasi spiritual bagi para siswa. “Melalui peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H ini, kami berharap para murid tidak hanya memahami sejarah, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan dan ketaatan dalam ibadah sehari-hari,” ujarnya.
Peringatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan pendidikan di Kota Pekalongan, khususnya bagi keluarga besar MTs S HIFAL Banyurip.